Satgas Cov19 UM: Semoga Lekas Pulih Malang!

Berawal dari inisiatif salah satu Mahasiswa Tata Boga UM untuk membantu support nutrisi tenaga kesehatan di Malang. Akhirnya terbentuklah Tim Kolaborasi Sosial Project , tim yang terbentuk ini awalnya berkolaborasi dengan beberapa pihak internal kampus mulai dari Imapres UM, Asrama Mahasiswa UM, dan HMJ Teknik Industri UM, serta pihak eksternal kampus yaitu Aksi Cepat Tanggap (ACT), Gerakan Ahli Sedekah (GAS), dan Pemuda Nusa Foundation. Dengan total 50 relawan awal yang berkontribusi langsung, per 23 Maret 2020 open donasi dimulai dengan menyebarkan pamflet ala kadarnya secara online. 

Per tanggal 26 Maret 2020, kolaborasi ini resmi menggandeng Tim Satgas Covid-19 Universitas Negeri Malang. Sasaran donasi yang awalnya hanya difokuskan untuk tenaga kesehatan di Malang, berkembang menjadi Pekerja Terdampak dan Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Selain Tim Satgas Covid-19 Universitas Negeri Malang kolaborasi ini juga menggandeng Organisasi Mahasiswa yang ada, mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa sampai Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Negeri Malang.
Pamflet Open Donasi Per Tanggal 26 Maret 2020
Pamflet Open Donasi Per Tanggal 26 Maret 2020
Dengan menggandeng berbagai pihak ormawa yang ada, Universitas Negeri Malang berhasil mewujudkan adanya open donasi satu pintu. Selain meminimalisir penyebaran covid-19 dengan tidak mengadakan kegiatan ormawa secara fisik, fokus donasi juga terkumpul pada Tim Satgas Covid-19 UM. Open donasi yang secara tidak langsung dilaksanakan oleh seluruh Civitas UM ini diharapkan dapat maksimal menekan penyebaran Covid-19. 
Pengadaan barang donasi dibantu oleh FMIPA UM sebagai penyedia cairan sanitasi, dan Teknik Industri UM sebagai penyedia masker serta konsumsi siap saji. Barang donasi ini selanjutnya dikemas dan disortir kembali untuk kemudian disalurkan sesuai sasaran donasi. Selain pengadaan barang donasi Mahasiswa KSR UM juga ikut berkontribusi dalam melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi pihak yang mengunjungi universitas. 
Penyerahan Handsanitizer dari Dekan FMIPA UM kepada Koordinator Satgas Covid-19 UM
Penyerahan Handsanitizer dari Dekan FMIPA UM kepada Koordinator Satgas Covid-19 UM
Minggu pertama sejak berlangsung, berhasil terkumpul donasi kurang lebih senilai 75 Juta. Bukan nominal yang kecil, berjalan dua minggu berhasil terkumpul 200 Juta Lebih. Donasi yang diterima tidak hanya dalam bentuk cash, namun juga dalam bentuk makanan dan alat-alat tenaga kesehatan. Donasi masuk dalam bentuk fisik ini diterima langsung oleh Tim Satgas Covid-19 di posko yang bertempat di Aula Graha Rektorat Lt. 1. 
Tim Satgas Covid-19 UM terdiri dari dua divisi utama, yaitu divisi internal dan eksternal. Divisi internal fokus untuk penyaluran donasi ke Civitas UM, mulai dari mahasiswa, dosen, dan unit kerja yang ada. Sedangkan divisi eksternal fokus untuk penyaluran donasi ke luar lingkup Universitas Negeri Malang, mulai dari Desa Setempat, Rumah Sakit, dan beberapa Instansi di Malang Raya.
Penyaluran donasi tim internal dimulai dengan penyebaran kuisioner secara online. Kuisioner yang tersebar ditujukan untuk Civitas UM yang masih berada di Kota Malang, pada kuisioner ini juga dilakukan pendataan terkait riwayat perjalanan dan kondisi kesehatan.  Dari data yang didapat kemudian dilakukan penyaluran donasi diantaranya dalam bentuk masker, sanitizer, multivitamin, dan makanan bergizi.
Penyaluran donasi untuk mahasiswa berjalan selama 4 kali, 3 diantaranya disalurkan untuk mahasiswa non bidikmisi yang masih berada di Malang. Dan sisanya disalurkan ke mahasiswa bidikmisi yang berdomisili Malang. Proses donasi yang berlangsung sejak Maret sampai Mei kemarin berhasil disalurkan kepada lebih dari 5000 Civitas UM.
Penyaluran Donasi Ke Civitas UM
Penyaluran Donasi Ke Civitas UM

Penyaluran donasi tim eksternal berupa paket sembako, makanan siap saji, dan alat-alat tenaga kesehatan. Donasi oleh tim eksternal disalurkan ke masyarakat sekitar dan beberapa wilayah di daerah Malang. Beberapa pihak yang menerima diantaranya masyarakat; (1) Desa Pesanggrahan, (2) Desa Kowulo, (3) Desa Oro-Oro Ombo, (4) Kec. Sumbermanjing Wetan, (5) Kec. Gedangan, (6) Kec. Sukun, (7) Kec. Bululawang, (8) Kec. Pakis, (9) Kel. Sumbersari, (10) Kel. Gadingkasri, (11) Kel. Karangbesuki, (12) Kel. Penanggungan, (13) TPA Supiturang, (15) Kel. Sisir, dan (16) Kel. Gadang.


Selain disalurkan ke masyarakat, donasi juga disalurkan ke beberapa rumah sakit dan instansi pemerintahan di daerah Malang. Beberapa pihak penerima diantaranya; Puskesmas Cisadea, Puskesmas Dinoyo, Puskesmas Pakis, Puskesmas Kedungkandang, Puskesmas Polowijen, Puskesmas Bululawang, Puskesmas Sengkaling, RS Lavalette, RS Kepanjen, RS Wava Husada, RS Prasetya Husada Karanglo, RS Marsudi Waluyo, RS Lanud Abd. Saleh, RSU Mitra Delima Bululawang, RSUD Kota Malang, RSI Unisma, RSSA Saiful Anwar, RS UMM, RS Kanjuruhan, RS Prima Husada, Pemkab Malang, Pemkot Malang.
Penyerahan paket donasi dari Rektor UM kepada Wali Kota Malang
Penyerahan paket donasi dari Rektor UM kepada Wali Kota Malang
Adanya kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penanganan Covid-19 di Malang Raya. Upaya penanganan ini juga tak lepas dari kerja sama masyarakat untuk selalu mematuhi imbauan dan protokol kesehatan yang ada.Memasuki fase transisi new normal sejak 31 Maret 2020, diharapkan kondisi sosial ekonomi pun dapat kembali pulih.

-KKN Covid-19 UM